UPACARA BENDERA 17 JULI 2017

Senin, 17 Juli 2017 14:39:13 - Created by : Website Team, Published by : Asutarto
UPACARA BENDERA 17 JULI 2017

Kota Batu,     Pada hari Senin tanggal 17 JULI 2017 Bertempat di lapangan Poltekad dilaksanakan Upacara Bendera dan bertindak sebagai Irup Danpoltekad Kodiklat TNI AD Kolonel Cpl Dwi Atmadja H. Prabawa, S.E.,M.M yang diikuti oleh Organik Militer, Pns dari Poltekad,Pusdik Arhanud dan Dohar Sista Arhanud.

 

  

Adapun pejabat Upacara sebagai berikut :
Paup Kapten Kav Joko Triono.ST, Danup Mayor Arh Agus Setyawardi. ST, Pembawa Acara Sertu (K ) Ana Puji Iriani.
Pembaca Pembukaan UUD 1945 Sertu Rizal.ST, Pengucap Sapta Marga Serda Hendi dan pembaca Sapta Prasetya Korpri Pns Agus Sutarto.

Irup Membacakan Amanat

Pada kesempatan kali ini, Inspektur Upacara (Irup) membacakan amanat dari Panglima TNI sebagai berikut:

"Marilah kita tiada henti memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan YME, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita masih diberi kehidupan, keselamatan, kesehatan dan bimbingan, sehingga dapat melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara melalui institusi TNI yang kita cintai.

Pada kesempatan yang baik ini, sekali lagi saya mengucapkan Minal ‘Aidin Wal Faidin, Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada seluruh prajurit, ASN dan Keluarga Besar TNI di manapun berada dan bertugas. Semoga hikmah Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 H senantiasa memberikan pencerahan dan semangat kita semua dalam mengabdi kepada bangsa dan negara melalui Institusi TNI.

Selama pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H, saya tidak mendengar adanya pelanggaran ataupun peristiwa-peristiwa yang menimbulkan kerugian baik materiil maupun personil. Kalian telah kembali ke kesatuan masing-masing secara tepat waktu sebagaimana yang telah ditentukan oleh Komando Atas. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih atas kedisiplinan dan loyalitas kalian semua.

Selanjutmya saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kinerja seluruh prajurit dan ASN TNI dimanapun berada dan bertugas, karena selama ini saya nilai tidak pernah surut dan selalu memiliki dedikasi yang tinggi. Hal ini menunjukkan prajurit dan ASN TNI adalah insan yang bertaqwa,setia dan rela berkorban dengan tulus ihklas bagi bangsa dan negara. Saya berharap keetiaan dan kerelaan berkorban tidak hanya berhenti sampai di sini, tetapi harus melekat sepanjang hayat dam sanubari kita semua.

Para Prajurit dan ASN yang saya cintai dan saya banggakan,

Dalam beberapa waktu belakangan ini kita mengetahui adanya beberapa peristiwa yang menjadi perhatian masyarakat. Salah satunya terkait dengan aksi teror terhadap aparat keamanan maupun aksi-aksi kejahatan yang menimpa masyarakat maupun prajurit TNI. Peristiwa ini tentu menimbulkan kegelisahan dan kecemasan masyarakat termasuk keluarga besar TNI.

Kita semua harus selalu bersikap berhati-hatidan waspada dimanapun kita berada.Karena kejahatan sering muncul secara tiba-tiba dan membawa jatuh korban. Ini semua harus dapat kita antisipasi sedini mungkin dengan cara memiliki sikap hati-hati dan waspada. Kita tahu, beberapawaktu yang lalu sejumlah aksi kejahatan Geng Motor telah merengut nyawa beberapa prajurit TNI. Hal itu itu tentu menimbulkan keprihatinan dan kecemasan kita semua, sekaligus memerlukan langkah yang tepat dalam tindakan untuk mencegah agar tidak terulang kembali.

Oleh karenanya kepada seluruh aparat intelejen dan teritorial TNI dimanapun berada dan bertugas, saya perintahkan untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna mendeteksi dan mencegah setiap aksi kejahatan yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat, khususnya Keluarga Besar TNI dan Polri. Pada sisi lain sya harapkan Prajurit TNI membekali diri dengan berbagai kemampuan dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang tinggi dan kompleks.
Kalian, akan senantiasa melindungi kalian ketika mengambil sikap tegas dalam menindak aksi-aksi kejahatan yang menimpa masyarakat, khususnya Keluarga Besar TNI.

Saya Tegaskan, ketika kalian melakukan tindakan tegas dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, maka saya selaku Panglima TNI akan mengambil alih tanggung jawab atas langkah dan tindakan kalian. Kewajiban saya dan komandan satuan untuk bertanggung jawab atas tindakan yang kalian ambil secara benar dan sesuai prosedur hukum. Itulah komitmen saya, dan saya setia kepada komitmen itu karena satu orang prajurit TNI tersakiti, maka sesungguhnya seluruh prajurit TNI juga merasa tersakiti.

Para prajurit dan ASN yang saya banggakan,

Pada kesempatan ini saya ingin mengingatkan kembali terkait dengan baaya terosisme yang terus menghantui dunia. Jangan dianggap main-main, karena bahaya terorisme itu sungguh-sungguh nyata, bahkan Indonesia juga menjadi aksi-aksi terorisme. Kita mengalami sendiri, betapa aksi-aksi teror sekelompok orang yang diduga terkait jaringan ISIS, belakangan ini makin sering terjadi. Aksi-aksi itu sebenarnya menunjukkan adanya upaya dan perlawanan yang serius dari para teroris, untuk melemahkan mental aparat dalam menjaga keamanan serta keselematan bangsa dan negara.

Oleh karena itu saya selalu mengingatkan bahwa TNI harus lebih serius menghadapi terorisme. Salah satu caranya,aparat keamanan harus diberiukan peralatan maupun perlengkapan yang lebih baik, dari segi peralatan fisik maupun kelengkapan peraturan perundangan. Dengan demikian aparat intelejen, aparat keamanan dan seluruh pemangku kepentingan di negara ini bisa secara bersama-sama memberantas terorisme.

Dalam situasi darurat terorisme ini, pemerintah telah mengusulkan untuk melakukan Revisi Undang-Undang Anti Terorisme untuk memberikan payung hukum bagi aparat negara dalam memberantas aksi-aksi terorisme. Pemberantasan terorisme tidak bisa dilakukan secara total, semua elemen bangsa, semua pemangku kepentingan negara, atas nama negara di bawah payung UU Anti Terorisme mampu berperang melawan terorisme. Tanpa adanya peranan dari seluruh elemen bangsa Indonesia, maka mimpi untuk membasmi kegiatan teror di bumi Pancasila hanya akan berhenti dan menjadi sebuah konsep dan pemikiran di atas kertas semapta.

Sekali lagi saya tegaskan, terorisme adalah kejahatan terhadap negara. Apapun yang akan diundangkan, bagi TNI akan mengikuti segala ketentuan yang ada di dalam undang-undang. TNI, tidak boleh kalah dengan teroris dan TNI selalu siap dalam pemberantasan terorisme. Diperintah apapun , TNI juga siap demi menyelematkan anak cucu bangsa Indonesia.

Para Prajurit dan ASN TNI yang saya banggakan,

Hal yang tidak kalah penting, saya juga mengingatkan kembali tentang penggunan media sosial. Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, saat ini muncul kelompok baru yaitu "Cyber Narcoterorism". Kelompok ini menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk menyebarkan informasi yang sesat, mengedarkan dan menyalahgunakan narkotika yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan terorisme. Kejahatan lintas negara ini akan menjadi ancaman serius dan sangat berbahaya bagi peradaban suatu bangsa termasuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia.

Kelompok "Cyber Narcoterorism" menggunakan beragam situs terkemuka seperti Youtube, Twitter dan Facebook untuk tuhuan merebut pangsa pasar, penyebaran pemikiran, dorongan untuk mengikuti ajaran sesat tersebut, perekrutan dan berbagai informasi. Hal ini menjadi sebuah cara yang paling efektif dalam melakuka aksi yang diinginkannya. Gerakan "Cyber Narcoterorism" menjadi musuh utama bangsa Indonesia saat ini, bahkan menjadi musuh bangsa-bangsa di dunia.

Untuk itu, kepada seluruh prajurit, ASN TNI dan keluarga besar TNI, saya minta kesadaran yang tinggi dalam menggunakan media sosial baik pribadi maupun kedinasan. Saya perintahkan, batasi penggunaan handphone, smartphone dan media elektronika lainnya dari hal-hal yang tidak penting.
Hindari penyebaran informasi dan berita-berita bohong ( Hoax) melalui media sosial karena hal itu dapat menimbulkan perpecahan yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan mudah terhadap berita bohong, dan percayalah kepada para komandan satuan. Prajurit dan ASN TNI harus cerdas, dan cermat serta pandai memilah dalam memilih berita yang positif dan bermanfaat.

Demikian amanat saya pada upacara bendera hari ini, semoga Tuhan YME senantiasa melimpahkan kesehatan dan kekuatan, serta petunjuk-Nya pada kita sekalian, dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada TNI dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sangat-sangat kita cintai bersama."

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Berita Terkini" Lainnya